Primary tabs

Supervisi menuju Superpensosmas

Penyuluh sosial masyarakat merupakan salah satu instrumen ujung tombak penyuluhan sosial di masyarakat yang merupakan perpanjang tangan dalam penyampaian visi, misi dan kebijakan yang diambil dan diterapkan di bidang sosial baik ditingkat kementerian, Dinas sosial provinsi/kabupaten/kota. Peran dan tugas penyuluhan sosial menjadi sangat strategis ditengah-tengah isu permasalahan sosial kontemporer yang kian berkembang di masayarakat, Pensosmas meruapkan penyuluh sosial yang merupakan sumberdaya yang disediakan oleh masyarakat itu sendiri dan praktiknya bersifat relawan. Sisi lain sudah selayaknya penyuluh sosial masyarakat memahamai secara betul apa yang menjadi peran dan tugasnya di lapangan sehingga bisa menunjukan indikator keberhasilan yang terukur dan bisa dipertanggungjawabkan. Melalui kegiatan Supervisi tanggal 30 Maret 2021  di Kecamatan Namang Kabupaten Bangka Tengah ini diharapkan dapat teridentifikasi setiap permasalahan serta membangun antisipasi yang terpola dan terencana dalam pemecahan masalah-masalah kesejahteraan sosial serta mendapat gambaran secara komprehensif tentang keberadaan pensosmas itu sendiri yang terindikasi dari hubungan dengan perangkat sejenis seperti TKSK, PSM, Perangkat Pemerintah Desa dan lainnya .

Secara normatif pembagaian peran dan tugas penyuluh sosial masyarakat adalah sebagai berikut :

1.    Memberikan Layanan Komunikasi dan Informasi

  1. A.    Menyampaikan informasi tentang PPKS, PSKS dan Program Kesejahteraan Sosial kepada masyarakat (contoh: informasi syarat dan alur tentang program Raskin, Program PKH, BPNT, ASLUT, KAT, KUBE, Basis Data Terpadu (BDT), dll. Tugas Pensosmas meliputi:
  2. 1)    Menyampaikan informasi syarat-syarat penerima program
  3. 2)    Menyampaikan mekanisme teknis program
  4. 3)    Menyampaikan informasi kewajiban-kewajiban yang harus dipenuhi oleh penerima 
  5. 4)    Menghimpun data PPKS (Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial) yang ada di lingkungan desa/kelurahan masing-masing
  6. 5)    Menghimpun data PSKS (Potensi sumber Kesejahteraan Sosial yang ada di lingkungan desa/kelurahan masing-masing
  7. B.    Mensinkronkan aktivitas penyuluhan dan bimbingan sosial melalui Multimedia Penyuluhan sosial (website puspensos, penyul channel youtube, instagram,tweeter, whatsApp, Facebook). Tugas Pensosmas:

1)    Materi Penyuluhan sosial yang digunakan Pensosmas diambil melalui Multimedia online Puspensos

  1. 2)    Pensosmas dapat membuat konten-konten penyuluhan yang berupa materi penyuluhan, informasi, dan edukasi baik berupa tulisan maupun video yang kemudian di masukan ke dalam multimedia online Puspensos setelah disetujui tim multimedia Puspensos
  2. 3)    Pensosmas melaporkan segala aktivitas penyuluhan sosial yang dilakukan dalam bentuk laporan tertulis dan dimasukan ke dalam web www.Puspensos.kemsos.go.id
  3. 4)    Menyebarluaskan informasi/materi yang ada di multimedia Puspensos kepada masyarakat
  4. C.     Melakukan Penyuluhan Sosial tentang permasalahan sosial prioritas di lingkungan desa/kelurahan masing-masing. (Contoh penyuluhan tentang pencegahan bahaya virus Covid-19). Tugas Pensosmas:
  5. 1)    Menyiapkan materi yang akan disampaikan (sumber materi diambil dari multimedia Puspensos)
  6. 2)    Menentukan sasaran penyuluhan (individu,kelompok, organisasi, masyarakat)
  7. 3)    Menentukan jadwal penyuluhan
  8. 4)    Menentukan strategi penyuluhan (media penyuluhan, langsung/tidak langsung, dll)
  9. 5)    Menentukan tahapan/langkah-langkah dalam melalakukan penyuluhan
  10. 6)    Membuat laporan

       D.    Melakukan Prakondisi masyarakat terkait program-program kessos yang akan masuk baik program kemensos, Dinas Sosial Propinsi/Kabupaten, maupun instansi/lembaga terkait. (contoh pada kegiatan LBKS, pensosmas berperan dalam melakukan prakondisi masyarakat penerima program). Tugas Pensosmas:

  1. 1)    Peran penyuluh sebagai fasilitator: 
  2. 2)    Menjelasan informasi awal tentang program yang akan masuk kpd masy meliputi tujuan program, mekanisme program, syarat-sayarat penerima, dan kewajiban penerima         program
  3. 3)    Memeriahkan suasana melalui dinamika kelompok (ice breaking, games, dll);
  4. 4)    mengajak peserta yg hadir utk menyampaikan kembali informasi yang diperoleh kepada warga masy lainnya.

2.    Memberikan Layanan Responsif

  1. Layanan Responsif adalah layanan cepat tanggap untuk membantu masyarakat yang mengalami permasalahan Sosial atau kendala-kendala terkait kesejahteraan sosial
  2. a.    Memberikan Layanan Konseling dan bimbingan kelompok kepada Individu, Kelompok , dan Masyarakat diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan saran dan solusi dari permasalahan yang dihadapi, (contoh; ikut membantu tim layanan dukungan Psikososial (LDP) kepada masyarakat yang tertimpa bencana alam/sosial). Tugas Pensosmas :
  3. 1)    Malakukan asesman mengenai kondisi masyarakat yang terkena bencana (jumlah korban, dampak bencana, dampak sosial, potensi sumber yang ada
  4. 2)    Memberikan motivasi (semangat), penguatan spritual
  5. 3)    Melakukan kegiatan dalam rangka memulihkan trauma masyarakat, (contoh; mengajak anak-anak bermain games, perlombaan, dll)
  6. 4)    Melakukan penyuluhan tentang pencegahan/pengurangan resiko/dampak bencana kepada masyarakat
  7. 5)    Bekerjasama dengan stakholder lain dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat
  8. b.    Memfasilitasi aksesibilitas sistem sumber yang berkaitan dalam menyelesaikan permasalahan sosial (contoh: permasalahan keluarga dihubungkan dengan LK3). Tugas pensosmas:
  9. 1)    Melakukan asesmen individu/keluarga/kelompok yang mengalami masalah
  10. 2)    Mendengarkan keluhan-keluhan dari masalah yang diutarakan 
  11. 3)    Memberikan motivasi dan penguatan
  12. 4)    Mencari informasi layanan program atau instansi/lembaga yang memiliki kapasitas dan wewenang dalam penyelesaian masalah. Sumber informasi dapat diperoleh dari Dinas Sosial Kab/kota/Provinsi
  13. 5)    Membantu mencarikan solusi dari permasalahan tersebut 

6)    Referal/rujukan kepada pihak yang berkompeten apabila masalah tersebut diluar dari kapasitas dan kemampuan pensosmas

  1. 3.    Memberikan Layanan Asistensi
  2. Layanan Asistensi diberikan kepada kelompok/kelembagaan lokal masyarakat dalam upaya peningkatan kapasitas/kapabilitas dalam melaksanakan program-program kesejahteraan sosial
  3. 1)    Mengajak masyarakat untuk berperan aktif pada kegiatan-kegiatan kelompok sosial, organisasi lokal masyarakat, dan kegiatan pemerintahan desa, dusun, RW, RT.
  4. 2)    Mengaktifkan dan Meningkatkan peran dan fungsi kelembagaan lokal masyarakat yang siap berperan membantu penyelenggaraan kessos seperti Karang Taruna, PKK, kelompok remaja mesjid, koperasi swadaya masyarakat, kelompok Usaha Bersama (KUBE), kelompok Tani, organisasi keguyuban, dan lain-lain
  5. 3)    Membantu perencanaan Program/kegiatan kelembagaan lokal. (contoh: membantu Karang Taruna menyusun/membuat kegiatan kemasyarakatan, peringatan hari besar agama, peringatan 17 agustus, gerakan-gerakan sosial, dan lain-lain)
  6. 4)    Mengajak kelompok sosial masyarakat/organisasi masyarakat lokal untuk ikut serta menangani isu permasalahan sosial prioritas di daerahnya melalui aksi sosial/gerakan sosial bersama. (contoh: membuat gerakan/aksi sosial waspada bahaya Virus Corona  di lingkungan desa/kelurahan.

 

Sumber: 
Kasie. Penyuluhan Sosial dan pengelolaan sember daya bantuan sosial
Penulis: 
Denny Kamajaya
Fotografer: 
Adelia
Editor: 
Bondan Hernowo | Muharman Putra Salju