Primary tabs

Pelayanan Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial

  1. Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial melaksanakan tugas memverifikasi, mengoordinir, mempromosikan, memimpin, mengawas, membina, mengevaluasi dan mengendalikan pengkajian, penyiapan, perumusan dan penyusunan kebijakan di bidang perlindungan dan jaminan sosial.

(2)  Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) menyelenggarakan fungsi:

  1. penyelenggaraan dan pengoordinasian penyusunan rumusan kebijakan perlindungan sosial korban bencana alam;
  2. penyelenggaraan dan pengoordinasian penyusunan rumusan kebijakan perlindungan sosial korban bencana sosial;
  3. penyelenggaraan dan pengoordinasian penyusunan rumusan kebijakan jaminan sosial;
  4. penyelenggaraan pengelolaan dan penyaluran bantuan bagi korban bencana alam dan sosial;
  5. penyelenggaraan pelaksanaan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang perlindungan dan jaminan sosial dalam panti dan/atau lembaga;
  6. penyelenggaraan pemantauan, evaluasi dan pelaporan;
  7. penyelenggaraan pembinaan dan promosi Pegawai Aparatur Sipil Negara;
  8. penyelenggaraan fungsi lain yang diberikan oleh atasan.

(3) Uraian tugas Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial meliputi:

  1. memverifikasi hasil penyusunan rumusan kebijakan teknis perlindungan sosial korban bencana alam;
  2. memverifikasi hasil penyusunan rumusan kebijakan teknis perlindungan sosial korban bencana sosial;
  3. memverifikasi hasil penyusunan rumusan kebijakan teknis jaminan sosial;
  4. memverifikasi hasil pengelolaan dan penyaluran bantuan bagi korban bencana alam dan sosial;
  5. mengoordinasikan pelaksanaan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang perlindungan dan jaminan sosial dalam panti dan/atau lembaga;
  6. mengendalikan pelaksanaan pemantauan, evaluasi dan pelaporan kegiatan;
  7. melaksanakan pembinaan dan promosi Pegawai Aparatur Sipil Negara; dan
  8. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan.
  1. Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial dipimpin oleh kepala bidang yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas Sosial.

                                              

 

Pasal 61

  1. Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam mempunyai tugas menyusun, merencanakan, merancang, mengembangkan, membuat konsep, mengkaji ulang penyusunan rumusan kebijakan teknis perlindungan sosial korban bencana alam.
  2. Seksi Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam dalam melaksanakan tugas sebagaimana yang dimaksud pada ayat (1) mempunyai fungsi:
    1. pelaksanaan penyiapan bahan dan penyusunan rumusan kebijakan teknis perlindungan sosial korban bencana alam;
    2. pelaksanaan perencanaan kesiapsiagaan dan mitigasi;
    3. merencanakan pelaksanaan penanganan korban bencana alam, pemulihan, dan penguatan sosial;
    4. pelaksanaan perancangan kemitraan dan pengelolaan logistik bencana alam;
    5. pelaksanaan perencanaan dan pengembangan pemberian bantuan tanggap darurat korban bencana alam;
    6. pelaksanaan perencanakan norma, standar, prosedur dan kriteria perlindungan korban bencana alam;
    7. pelaksanaan pemantauan, evaluasi dan pelaporan:
    8. pelaksanaan pembinaan Pegawai Aparatur Sipil Negara; dan
    9. pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh atasan.
  3. Uraian tugas Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam meliputi:
  1. menyiapkan bahan dan menyusun rumusan kebijakan teknis perlindungan sosial korban bencana alam;
  2. merencanakan pelaksanaan kesiapsiagaan dan mitigasi;
  3. merencanakan pelaksanaan penanganan korban bencana alam, pemulihan, dan penguatan sosial;
  4. merancang dan merencanakan pelaksanaan kemitraan dan pengelolaan logistik bencana alam;
  5. merencanakan dan mengembangkan pemberian bantuan tanggap darurat korban bencana alam;
  6. merencanakan pelaksanaan norma, standar, prosedur dan kriteria perlindungan korban bencana alam;
  7. merencanakan pelaksanaan pemantauan, evaluasi dan pelaporan kegiatan;
  8. melaksanakan pembinaan Pegawai Aparatur Sipil Negara; dan
  9. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan.
  1. Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam dipimpin oleh kepala seksi yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial.

 

Pasal 62

  1. Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial mempunyai tugas menyusun, merencanakan, merancang, mengembangkan, membuat konsep, mengkaji ulang penyusunan rumusan kebijakan teknis perlindungan sosial korban bencana sosial.

(2)  Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial dalam melaksanakan tugas sebagaimana yang dimaksud pada ayat (1) mempunyai fungsi:

  1. pelaksanaan penyiapan bahan dan penyusunan rumusan kebijakan teknis perlindungan sosial korban bencana sosial;
  2. pelaksanaan perancangan dan pembuatan konsep pencegahan dan penanganan korban bencana sosial, politik dan ekonomi;
  3. pelaksanaan perencanaan dan pengembangan pemulihan sosial dan reintegrasi sosial;
  4. pelaksanaan perencanaan pemberian bantuan keserasian sosial dan tanggap darurat korban bencana sosial;
  5. pelaksanaan perencanaan pemantauan, evaluasi dan pelaporan kegiatan;
  6. pelaksanaan perencanaan norma, standar, prosedur dan kriteria perlindungan korban bencana sosial;
  7. pelaksanaan pembinaan Pegawai Aparatur Sipil Negara; dan
  8. pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh atasan.

(3)  Uraian tugas Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial meliputi:

  1. menyiapkan bahan dan merancang penyusunan rumusan kebijakan teknis perlindungan sosial korban bencana social;
  2. merancang, merencanakan dan membuat konsep pelaksanaan pencegahan dan penanganan korban bencana sosial, politik dan ekonomi;
  3. merancang, merencanakan dan mengembangkan pemulihan sosial dan reintegrasi sosial;
  4. merencanakan pemberian bantuan keserasian sosial dan tanggap darurat korban bencana sosial;
  5. merencanakan pelaksanaan pemantauan, evaluasi dan pelaporan kegiatan;
  6. merencanakan norma, standar, prosedur dan kriteria perlindungan korban bencana sosial;
  7. melaksanakan pembinaan Pegawai Aparatur Sipil Negara; dan
  8. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan.

(4) Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial dipimpin oleh kepala seksi yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial.

 

 

Pasal 63

  1. Seksi Jaminan Sosial mempunyai tugas menyusun, merencanakan, merancang, mengembangkan, membuat konsep, mengkaji ulang penyusunan rumusan kebijakan teknis pelaksanaan jaminan sosial.
  2. Seksi Jaminan Sosial dalam melaksanakan tugas sebagaimana yang dimaksud pada ayat (1) mempunyai fungsi:
  1. pelaksanaan penyiapan bahan dan penyusunan rumusan kebijakan teknis jaminan sosial;
  2. pelaksanaan perancangan dan mengembangkan pelaksanaan seleksi dan verifikasi, terminasi, dan kemitraan jaminan sosial;
  3. merencanakan pelaksanaan penyaluran bantuan dan pendampingan jaminan sosial;
  4. pelaksanaan pemantauan, evaluasi dan pelaporan kegiatan;
  5. merencanakan pelaksanaan norma, standar prosedur dan kriteria jaminan sosial;
  6. pelaksanaan pembinaan Pegawai Aparatur Sipil Negara; dan
  7. pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh atasan.

(3) Uraian tugas Seksi Jaminan sosial meliputi:

  1. menyiapkan bahan dan penyusunan rumusan kebijakan teknis jaminan sosial;
  2. merancang, merencanakan dan mengembangkan pelaksanaan seleksi dan verifikasi, terminasi, dan kemitraan jaminan social;
  3. merencanakan pelaksanaan penyaluran bantuan dan pendampingan jaminan sosial;
  4. merencanakan pelaksanaan pemantauan, evaluasi dan pelaporan kegiatan;
  5. merencanakan pelaksanaan norma, standar prosedur dan kriteria jaminan sosial;
  6. melaksanakan pembinaan Pegawai Aparatur Sipil Negara; dan
  7. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan.
  1. Seksi Jaminan Sosial dipimpin oleh kepala seksi yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial.